Breaking
▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton▸ Harga BBM Turun Mulai Besok▸ KPK Tangkap Tersangka Korupsi Dana Desa▸ Pemerintah Umumkan Kebijakan Baru Ekonomi Digital 2026▸ Indonesia Juara SEA Games Cabang Badminton
Sejarah

Simak Cerita nya,, Kenapa Galunggung Sebagai Pusat Spiritual Orang Sunda

Admin18 Desember 20242 views2 menit baca
Simak Cerita nya,, Kenapa Galunggung Sebagai Pusat Spiritual Orang Sunda

Sukabumi || Penasakti.com – Menurut tokoh budaya serta purnawirawan perwira tinggi polri Irjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N bahwa Galunggung setelah abad ke 6 dan 7 bisa dibuktikan dari naskah pragmen Carita parahiyangan.

“”Simak Cerita nya,, Kenapa Galunggung Sebagai Pusat Spiritual Orang Sunda””

Mengatakan bahwa taraju jawadwipa ini bisa berarti Jawa bisa berarti nusantara adalah Galunggung taraju jawadwipa ini merupakan puser atau pusat dan itu juga dikuatkan dengan adanya naskah amanat Galunggung.

Yang ditulis oleh prabu darmasiksa ditemukan pada tahun 1518.

Sedangkan prabu darmasiksa ditemukan yaitu pada tahun 1175 beliau adalah raja besar Sunda dan Galuh yang mengamanatkan untuk menjaga sebuah teritori yaitu sebuah daerah yang suci.

Disebut kabuyutan bahwa dari seluruh daerah hanya satu yang harus dijaga yaitu kabuyutan Galunggung.

Kalau tidak bisa menjaga lebih hina pada bangkai yang ada ditempat sampah bangkainya juga bangkai lasun adalah musang binantang yang memiliki bau.

Artinya kalau orang Sunda Galuh tidak bisa menjaga kabuyutan sebagai daerah suci berarti itu sangat hebat na dan kemudian dikatakan kenapa itu harus dijaga karena disini adanya kemuliyaan, kejayaan.

Disini adanya tumbuh – tumbuhan melindungi, disini adanya kekayaan yang tidak akan habis turun temurun tetapi ini kekayaan alam.

Itulah sebabnya kenapa Galunggung harus dijaga, dimasa sekarang muncul sebuah indigiom Galunggung ngadeg tumenggung Sukapura ngadain ngora, Sukapura mangku Galuh rajana kembar.

Artinya sejak abad ke 6 seorang raja tidak bisa menjadi raja kalau tidak ada restu dari Galunggung makanya Galunggung ngadeg tumenggung itu raja raja baru bisa menjadi raja Sunda dan Galuh kalau ada restu dari Galunggung.

Makanya Galunggung disebut batu kursi, baru pangcalikan yaitu tempat ngabiseka para raja yang meresmikan melantik kalau istilah diindonesiakan yaitu MPR dan DPR nya.

Karena disunda ini raja tidak berkuasa mutlak hanya berlaku tritangtu dwibuana yaitu raja yang disebut ratu, Rama dan resi berfungsi sebagaimana mestinya dan tempatnya Rama dan resi itu daerah Galunggung yang disebut kabuyutan atau tempat suci yang harus dijaga oleh kita semua.

Itu ceritanya kenapa Galunggung dari dulu disebut tempat spiritual orang orang Sunda dimasa lalu.

(Rudy Januar)

Bagikan:𝕏