Kab Bandung || Penasakti.com – Berdasarkan hasil konfirmasi kru Penasakti.com ke salah satu guru ngaji, RT/RW, LPMD dan Kader PKK di Desa Panyocokan Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung pada hari Selasa 2 Januari 2024 mereka membenarkan hingga di tahun 2024 sekarang Insentif tahun 2023 belum mereka terima.
Sebagai pembanding sebelum mengkonfirmasi Para Pejabat Desa yang aktif, agar tidak terjadi fitnah kru Penasakti.com juga melakukan penelusuran atau konfirmasi tidak ke satu sumber saja, namun ada beberapa sumber yang memperkuat mengatakan belum menerima Insentif tahun 2023 sumber anggaran dari ADPD Kabupaten tersebut.
Besaran Insentif pun cukup fantastik untuk PKK bersumber dari Anggaran ADPD tahun 2023 sebesar Rp. 4000.000, Insentif LPMD sebesar Rp. 1.800.000, Insentif RT/RW se Desa Panyocokan sebesar Rp. 51.000.000 dan Insentif Guru Ngaji sebanyak 23 Orang sebesar Rp. 15.000.000.
Dihari yang sama kru Penasakti.com bersama salah satu awak media mendatangi Kades baru beliau jawab silakan tanya ke NA bendahara dengan AI Sekdes, mereka yang lebih tahu karena saat Irwan menjadi PJ mereka lah Bendahara dan Sekdes nya.
Namun apa yang disampaikan oleh Bendahara di hadapan Kades baru, dia Klarifikasi bahwa anggaran tahun 2023 sudah terserap seluruh nya, itu diwaktu Irwan mantan Pj Kades Panyocokan Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung.
Warga masyarakat pun juga harus tau kami sebagai bendahara sampai hari ini di rekening tidak ada uang sama sekali (nol) itu klarifikasi bendahara dengan singkat ke awak media dan mengarahkan silakan konfirmasi ke Irwan Mantan PJ
Mirisnya uang Bersumber dari APDP tahun 2023 untuk Insentif Guru Ngaji, PKK, LPMD dan RT juga RW tersebut tidak sampai ke mereka, entah kemana uang tersebut.
Kamis 4 Januari 2024 kru yang diwakili oleh salah satu awak media kembali menyambangi Kantor Desa Panyocokan untuk mengkonfirmasi Bendahara dengan Sekdes, yang menurut informasi sumber juga diindikasikan berjamaah atau berkolaborasi dengan Irwan saat itu.
Tapi ketika awak media datang dan mengkonfirmasi salah satu Anggota LPMD yang sedang berkumpul dengan kepala Desa, tiba – tiba NA Bendahara dengan AI Sekdes tersebut Hengkang di kantor Desa.
Sedangkan Irwan mantan Pj yang aktif sebagai ASN Kecamatan Ciwidey sebelum pemberitaan pertama beliau didatangi ke Kantor Kecamatan jawab salah satu Pegawai jarang masuk ada juga yang bilang sedang dirawat, dan untuk berita yang kedua ini sebelum tayang beliau dihubungi melalui telepon seluler nya tapi tidak aktif.
Indikasi ada Kong kalingkong antara Irwan mantan Pj Panyocokan dengan Anggi Sekdes dan Bendahara terlihat dari mereka saling lempar bola atau ludes nya anggaran ADPD puluhan juta rupiah di tahun 2023, yang diduga untuk memperkaya diri sendiri.
Carut marutnya Kinerja Pejabat Era Pj Kades Panyocokan sdr. Irwan membuat para warga dan tokoh masyarakat geram, agar APH Kabupaten Bandung memanggil Tim Monev Kecamatan, Inspektorat, mantan Pj juga Bendahara dan Sekdes Panyocokan Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung
(Red@_PS)
